Keputihan Saat Hamil Muda

Published on by Denature123

Keputihan Saat Hamil Muda ~ Keputihan atau Fluor Albus merupakan sekresi vaginal pada wanita. Keputihan pada dasarnya dapat digolongkan menjadi dua golongan yaitu keputihan normal (fisiologis) dan keputihan abnormal (patologis). keputihan fisiologis adalah keputihan yang biasanya terjadi setiap bulannya, biasanya muncul menjelang menstruasi atau sesudah menstruasi ataupun masa subur. Keputihan patologis dapat disebabkan oleh infeksi biasanya disertai dengan rasa gatal di dalam vagina dan di sekitar bibir vagina bagian luar. Yang sering menimbulkan keputihan ini antara lain bakteri, virus, jamur atau juga parasit. Infeksi ini dapat menjalar dan menimbulkan peradangan ke saluran kencing, sehingga menimbulkan rasa pedih saat si penderita buang air kecil.

Penyebab keputihan antara lain bakteri, virus, jamur atau juga parasit. adanya Infeksi dapat menjalar dan menimbulkan peradangan ke saluran kencing, sehingga menimbulkan rasa pedih saat si penderita buang air kecil.

- Jamur
Umumnya disebabkan oleh jamur candida albicans yang menyebabkan rasa gatal di sekitar vulva / vagina. Infeksi ini berupa warnanya putih susu, kental, berbau agak keras, disertai rasa gatal pada kemaluan. Akibatnya, mulut vagina menjadi kemerahan dan meradang. Biasanya terjadi pada saat kehamilan, penyakit kencing manis, pemakaian pil KB, dan rendahnya daya tahan tubuh menjadi pemicu. Bayi yang baru lahir juga bisa tertular keputihan akibat Candida karena saat persalinan tanpa sengaja menelan cairan ibunya yang menderita penyakit tersebut.

- Parasit
Parasit trichomonas vaginalis yang menular dari hubungan seks ditularkan lewat hubungan seks, perlengkapan mandi, pinjam-meninjam pakaian dalam, atau bibir kloset. Cairan keputihan sangat kental, berbuih, berwarna kuning atau kehijauan dengan bau anyir. Keputihan karena parasit tidak menyebabkan gatal, tapi liang vagina nyeri bila ditekan.

- Bakteri
Obat keputihan ampuh pada remaja ~ Bakteri gardnerella dan pada keputihan disebut bacterial vaginosis. Infeksi ini menyebabkan rasa gatal dan mengganggu. Warna cairan keabuan, berair, berbuih, dan berbau amis. Beberapa jenis bakteri lain juga memicu munculnya penyakit kelamin seperti sifilis dan gonorrhoea. bakteri biasanya muncul saat kehamilan, gonta-ganti pasangan, penggunaan alat kb spiral atau iud

- Virus
Keputihan akibat infeksi virus juga sering ditimbulkan penyakit kelamin, seperti condyloma, herpes, HIV/AIDS. Condyloma ditandai tumbuhnya kutil-kutil yang sangat banyak disertai cairan berbau. Ini sering pula menjangkiti wanita hamil. Sedang virus herpes ditularkan lewat hubungan badan. Bentuknya seperti luka melepuh, terdapat di sekeliling liang vagina, mengeluarkan cairan gatal, dan terasa panas. Gejala keputihan akibat virus juga bisa menjadi faktor pemicu kanker rahim.

Berikut tips menghindari keputihan :

  • Jalani diet yang seimbang dan banyak minum
  • Konsumsi yoghurt, batasi konsumsi gula
  • Cukup tidur dan istirahat
  • Jangan menggaruk vagina sekalipun gatal
  • Jaga kesehatan daerah kewanitaan seperti sering lebih sering ganti pembalut/tampon, memakai celana dalam adri bahan katun dan tidak ketat
  • Cuci pakaian dalam dengan sabun ringan dan jangan gunakan pembalut/pewangi pakaian.
  • Jaga kebersihan tubuh, hindari pembersih vagina yang mengandung parfum
  • Gunakan obat keputihan yang diberikan dokter secara teratur walaupun gejala sudah hilang karena kemungkinan infeksi masih terjadi.

Berdasarkan situs wikipedia penyebab keputihan secara umum adalah:

  • Sering memakai tissue saat membasuh bagian kewanitaan, sehabis buang air kecil maupun buang air besar
  • Memakai pakaian dalam yang ketat dari bahan sintetis
  • Sering menggunakan WC Umum yang kotor
  • Tidak mengganti panty liner
  • Membilas vagina dari arah yang salah. Yaitu dari ke arah anus ke arah depan vagina
  • Sering bertukar celana dalam/handuk dengan orang lain
  • Kurang menjaga kebersihan vagina
  • Kelelahan yang amat sangat
  • Stress
  • Tidak segera mengganti pembalut saat menstruasi
  • Memakai sembarang sabun untuk membasuh vagina
  • Tidak mejalani pola hidup sehat (makan tidak teratur, tidak pernah olah raga, tidur kurang)
  • Tinggal di daerah tropis yang lembap
  • Lingkungan sanitasi yang kotor.
  • Sering mandi berendam dengan air hangat dan panas. Jamur yang menyebabkan keputihan lebih mungkin tumbuh di kondisi hangat.
  • Sering berganti pasangan dalam berhubungan sex
  • Kadar gula darah tinggi
  • Hormon yang tidak seimbang
  • Sering menggaruk vagina
  • Sedangkan dengan memperhatikan cairan yang keluar, kadang-kadang dapat diketahui penyebab keputihan.
  • Infeksi kencing nanah, misalnya, menghasilkan cairan kental, bernanah dan berwarna kuning kehijauan.
  • Parasit Trichomonas Vaginalis menghasilkan banyak cairan, berupa cairan encer berwarna kuning kelabu.
  • Keputihan yang disertai bau busuk dapat disebabkan oleh kanker.

Keputihan adalah keluarnya cairan bukan darah yang berlebihan dari kelamin perempuan (vagina). keputihan dibagi menjadi 2, yaitu keputihan normal dan keputihan abnormal.

Ciri-ciri keputihan yang normal adalah:
• Cairan encer
• Cairan tidak lengket
• Tidak bau
• Warna cairan transparan atau bening
• Tidak menyebabkan gatal
• Jumlah cairan yang keluar sedikit
Ciri-ciri keputihan abnormal adalah:
• Cairannya kental
• Cairan terkadang lengket
• Biasanya berwarna putih susu, kuning, kehijauan atau keabu-abuan
• Menimbulkan bau tidak sedap
• Menyebabkan gatal
• Jumlah cairan banyak dan akan meninggalkan bercak pada pakaian dalam

Gejala keputihan pada setiap orang berbeda-beda, tergantung pada apa yang menyebabkan keputihan itu terjadi:
1. Vaginosis Bakterialis (VB).
Bakteri yang biasa menyebabkan VB antara lain : Gardnerella, Bacteriodes, Mycoplasma, Mobiluncus,dan lain - lain. Vagina berwarna putih, keabuan, atau kekuningan dengan bau amis; disertai gatal, panas, kemerahan dan bengkak pada bibir vagina.

2. Infeksi Jamur.
Berwarna putih kekuningan dan tebal, vulva bengkak dan nyeri disekitarnya. Keluhan dapat disertai rasa gatal pada vulva dan daerah di sekitarnya.

3. Gonorrhea.
Vagina berwarna keabuan atau kekuningan. Disertai perdarahan diantara siklus menstruasi dan gangguan buang air kecil.

4. Trichomoniasis.
Vagina berbusa, berwarna kekuningan atau kehijauan dengan bau busuk. Disertai nyeri dan gatal saat berkemih.

Infeksi keputihan kronis dapat menyebabkan radang dan penyumbatan saluran sistem reproduksi Jika Bunda dan Sist mengalami infeksi keputihan maka keputihannya tergolong tidak normal dan harus segera diatasi karena keputihan yang tidak diatasi bisa berbahaya karena bisa terjadi kemandulan serta menyebabkan hubungan rumah tangga kurang harmonis salah satunya pelayanan istri kurang memuaskan dikarenakan terlalu becek dll.

Published on Keputihan

To be informed of the latest articles, subscribe:

Comment on this post